Welcome to Kisah-Kisah Inspirasional Blog. This Blog is created and designed by Arief Kurnia Irawan

Inspirasi Bangkit

Terpuruk dan bangkit adalah warna yang melengkapi wajah kehidupan setiap kita. Terlepas sedalam atau sedangkal apa keterpurukan itu, setiap kita setidaknya pernah merasakan pahit, gagal atau bahkan terjengkang dari arena kompetisi hidup yang keras ini.
Diantara karunia terbesar yang diberikan Allah kepada manusia, adalah potensinya untuk bangkit setelah mengalami keterpurukan. Maka bangkit adalah anugerah. Tetapi bangkit dalam praktik adalah wilayah ikhtiar yang memerlukan spirit, ketangguhan, dan juga cara pandang yang jernih. Bangkit tak akan bisa terasakan manis tanpa ada pembanding: pahitnya keterpurukan.
Dalam blog ini saya coba tampilkan beberapa contoh sosok manusia yang mampu bangkit dari keterpurukan, sosok yang mampu berjuang untuk bangkit kembali. Mereka mungkin bukan segala-galanya. Tapi mereka mewakili sebuah situasi yang barangkali tidak semua orang mampu tegar menghadapinya.

Sabtu

Pembuat Jam

Pembuat Jam
Ada sebuah cerita mengenai seorang pembuat jam. Pada suatu hari ia membuat sebuah jam tangan kecil untuk dipakainya sendiri. Uniknya, pembuat jam ini dapat berbicara dengan jam tangan kecil yang dibuatnya itu.
Ketika sedang membuat jam tangan kecil tersebut, pembuat jam itu bertanya: “Hai jam, sanggupkah kamu berdetak sebanyak 31.536.000 kali dalam setahun?” Karena merasa tidak sanggup menanggung beban tersebut, jam tangan kecil itupun menyatakan keberatannya kepada sang pembuat jam dan berkata: “Aku tidak sanggup kalau harus berdetak sedemikian banyak.”
...
Mendengar jawaban jam tangan kecil itu, pembuat jam itupun kembali bertanya: “Bagaimana kalau sebanyak 86.400 kali dalam sehari?” Karena beban tersebut masih terasa berat baginya, maka jam tangan kecil itupun kembali menolak dan berkata: “Beban itu masihlah berat bagiku. Aku takut kalau-kalau aku tidak sanggup melakukannya.”Sang pembuat jam pun kembali menawar: “Bagaimana kalau 3.600 dalam satu jam saja?” Jam tangan kecil itu masih saja merasa keberatan dan berkata: “Ah, beban itupun masih terasa berat bagiku. Aku tentu akan kelelahan kalau harus berdetak sebanyak itu.”Akhirnya pembuat jam itupun mengajukan sebuah tawaran terakhir: “Bagaimana kalau satu kali tiap detik?” Mendengar penawaran terakhir itu, jam tangan kecil itupun menjawab: “Satu kali tiap detik? Itu sangatlah mudah! Tentu saja aku sanggup melakukannya.” Kemudian sang pembuat jam pun segera menyelesaikan pembuatan jam tangan kecil tersebut. Setiap detik jam tangan kecil itu berdetak. Tanpa terasa satu tahunpun berlalu dan ia telah berdetak sebanyak 31.536.000 kali.Banyak orang membuat target yang terlalu tinggi dan perencanaan yang terlalu banyak untuk jangka waktu 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, atau 20 tahun kedepan ketika mereka hendak memulai bisnis mereka. Mereka memikirkan resiko-resiko yang mungkin terjadi dalam jangka-jangka waktu tersebut dan mencoba mengantisipasinya sejak semula. Dengan berbuat demikian mereka kira mereka akan dapat menjalankan bisnisnya dengan baik dan lancar. Akan tetapi, faktanya banyak orang yang berbuat demikian justru mundur di tengah jalan. Sebagian mundur sebelum memulainya karena memandang beratnya beban yang harus mereka hadapi. Sebagian yang lain memulai bisnisnya dengan penuh semangat dengan menanamkan dalam dirinya bahwa ia dapat melakukannya, tetapi seiring berjalannya waktu semangat itupun memudar. Setiap kali mereka mendapati bahwa mereka gagal mengerjakan rencana-rencana yang telah dibuatnya, hati mereka menuduh dan melemahkan semangat mereka dengan berkata: “Nah, kamu gagal lagi kan? Kamu tidak sanggup melakukan rencana-rencanamu kan? Sudahlah, engkau tidak akan sanggup mengerjakan semuanya itu. Targetmu terlalu tinggi bagimu, engkau tidak akan sanggup mencapainya.” Akhirnya mereka frustasi dan mundur dari bisnisnya.Rekan-rekan pebisnis, menentukan target dan goal yang hendak kita capai adalah hal yang penting, karena target dan goal akan menentukan ke arah mana bisnis kita akan berkembang. Akan tetapi, ingatlah, kita tidak mungkin membangun bisnis yang besar dalam waktu yang singkat. Selalu ada proses yang harus kita jalani langkah demi langkah setiap hari.Bila anda merasa tidak mampu membangun sebuah bisnis yang berskala besar, cobalah membangun sebuah bisnis yang berskala kecil. Bila anda merasa tidak mampu membangun sebuah bisnis yang berskala kecil, cobalah membuat rencana kerja yang mungkin dapat anda kerjakan dengan baik selama setahun. Bila hal itupun masih terasa berat bagi anda, cobalah lakukan pekerjaan anda hari ini dengan sebaik-baiknya dan ulangi kembali keesokan harinya. Dengan berbuat demikian, satu atau dua tahun ke depan anda akan mendapati bahwa kondisi anda telah jauh lebih baik dari pada kondisi anda hari ini.Jangan membebani hati dan pikiran anda dengan target dan rencana-rencana yang anda buat untuk 15 atau 20 tahun ke depan, tetapi berusahalah memberikan hasil maksimal dengan melakukan yang terbaik pada hari ini saja. Begitu pula dengan hari esok, minggu depan, bulan depan, dan tahun depan. Ulangi hal itu setiap hari. Niscaya anda akan mampu mencapai target dan goal anda pada waktunya.Akhirnya, salam sukses untuk anda!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar